5/6/20
KISI - KISI PENILAIAN AKHIR TAHUN KELAS 2
Berikut ini saya memberikan Link download materi atau kisi - kisi PAT 2020
1/20/20
Tata Cara Sholat Janazah
Shalat Janazah Hukumnya hukum melaksanakan shalat jenazah, dan bahwa shalat tersebut hukumnya wajib kifayah.
Bacaan setelah takbir pertama
Setelah takbir pertama membaca Fatihah dan sholawat kepada Nabi. Untuk bacaan Al Fatuhah, tidak Saya tuliskan karena Saya yakin semuanya pada hafal. Hanya saja awali dahulu dengan ta'udz dan basmallah. Setelah Fatihah dilanjutkan dengan membaca sholawat :
10/2/19
PENILAIAN TENGAH SEMESTER GANJIL Kelas VIII SMP MUHAMMADIYAH 15 TAHUN PELAJARAN 2019 -2020
PENILAIAN TENGAH SEMESTER GANJIL
SMP MUHAMMADIYAH
15
TAHUN PELAJARAN
2019 -2020
Mata Pelajaran : AL ISLAM Hari/Tanggal : Jum’ah, 4 Oktober 2019
Kelas : VIII Waktu : 75 menit
يْمِالرَّحِالرَّحْمَنِ اللهِ بِسْــــــــــــــــــمِ
I.
Berilah Tanda Silang (X) Huruf a, b, c, Atau d Pada Jawaban Yang
Paling Benar!
13.
yang termasuk dalam surah as – sab’uththiwaal ( tujuh surat yang panjang )
adalah …
a. Al Hijr c. yunus
b. Al - Anfal d. Ad
Dhuha
14.
Kitab Taurad diturunkan kepada Nabi …
a. Musa a.s c. yunus a.s
b. Dawud a.s d. Muhammad S.A.W
15.
Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi …
a. Musa a.s c. yunus a.s
b. Dawud a.s d. Muhammad S.A.W
25. Bermain Judi dilarang oleh Allah dalam Qur’an
Surah ….
a. Al – Maidah : 90 c. Al – Maidah : 92
b. Al – Maidah : 91 d. Al – Maidah : 93
II.
Jawablah pertanyaan – pertanyaan berikut dengan jelas dan benar!
4.
Sebutkan perilaku yang mencerminkan iman pada sifat Allah
tentang wahdaniyah !
selengkapnya bisa kalian lihat di link berikut ini :1.download di Link DOWNLOAD
2. Lihat dan baca di Link berikut : DOWNLOAD II
9/19/19
Sejarah Hidup Ahmad Fathullah
Ahmad Fathullah lahir di Surabaya tahun 1994 dari pasangan Ahmad Hasan dan Suryanti. Sejak kecil ia dipanggil Ahmad, sementara di kampung halamannya ia lebih dikenal dengan sapaan Abang Ahmad. Kedua orang tuanya memberi teladan kuat dalam hal pendidikan dan dakwah. Sang ayah, Ahmad Hasan, adalah seorang pengajar sekaligus Mudir Pondok Pesantren Al-Manar di Jambi. Sang ibu, Suryanti, selain menjadi ibu rumah tangga juga berperan penting sebagai guru ngaji yang membimbing anak-anak di lingkungan sekitar. Dari merekalah Ahmad kecil menyerap nilai ikhlas, kesederhanaan, dan kepedulian sosial.
Pendidikan dan Masa Mondok
Ahmad mengawali pendidikannya di TK ABA 41 Surabaya, lalu melanjutkan ke SD Muhammadiyah 19 Surabaya. Sejak dini ia telah dibiasakan dengan atmosfer sekolah Muhammadiyah yang menekankan disiplin, religiusitas, dan jiwa pengabdian.
Pada masa SD inilah keberanian Ahmad mulai terlihat. Saat duduk di kelas 5, ia sudah berani tampil melaungkan azan di Masjid Al Ihsan Sabilillah, Sidotopo, sebuah masjid yang dikelola oleh Muhammadiyah. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang semakin menumbuhkan rasa percaya diri dan kedekatannya dengan kegiatan keagamaan di masyarakat.
Setelah menamatkan sekolah dasar, Ahmad melanjutkan pendidikan di Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) Bangil, tempat ia menempuh jenjang SMP hingga SMA. Kehidupan di pesantren melatihnya hidup sederhana, mandiri, serta terbiasa dengan ritme ibadah dan belajar yang ketat. Masa mondok di Bangil menjadi fase penting yang menempa mentalitasnya sebagai pribadi tangguh, disiplin, dan siap mengabdi.
Studi Tinggi
Selepas lulus dari pesantren, Ahmad kembali ke Surabaya dan menempuh studi di Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Di kampus ini, ia berhasil menamatkan pendidikan S1 hingga S2, memperkuat kapasitas akademiknya sekaligus memperdalam komitmen pada dunia pendidikan.
Masa kuliah juga menjadi ruang pengabdian yang penting baginya. Setiap bulan Ramadhan, Ahmad aktif terjun ke berbagai desa untuk pengabdian masyarakat. Ia dipercaya menjadi imam sholat, penceramah, sekaligus pendamping kegiatan keagamaan. Pengalaman ini melatihnya untuk tampil di tengah masyarakat, berinteraksi langsung dengan jamaah, serta menyebarkan nilai-nilai dakwah dengan penuh semangat.
Awal Pengabdian di Dunia Pendidikan
Langkah awal Ahmad sebagai pendidik dimulai pada tahun 2012, ketika ia mulai membantu mengajar di almamaternya, SD Muhammadiyah 19 Surabaya. Pada 2015, ia resmi diangkat sebagai guru tetap di sekolah tersebut.
Selain di sekolah dasar, Ahmad juga memperluas kiprahnya. Pada tahun 2017, ia sempat mengajar mata pelajaran Al-Islam di SLB Pedagogia Surabaya, sebuah pengalaman berharga karena berinteraksi dengan anak-anak berkebutuhan khusus yang menuntut kesabaran dan metode pengajaran berbeda.
Masih di tahun yang sama, ia juga dipercaya mengajar di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. Tugas ini ia jalani hingga tahun 2019, memberi pengalaman berharga dalam mendampingi remaja usia sekolah menengah. Dari pengalaman itu, Ahmad semakin memahami tantangan pendidikan di berbagai jenjang dan kondisi, serta memperkaya wawasannya sebagai seorang pendidik.
Kiprah Sosial
Pengabdiannya tidak hanya berhenti di dunia sekolah. Pada tahun 2018, Ahmad mulai aktif membantu di Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir. Di tempat ini, ia ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial, membina, mendampingi, dan memberi semangat hidup bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Kiprahnya di panti asuhan ini menjadi wujud nyata pengabdian yang lebih luas, menghubungkan dunia pendidikan formal dengan dakwah sosial-kemanusiaan.
Identitas dan Pengaruh
Dengan latar belakang keluarga yang sarat nilai dakwah dan pendidikan, Ahmad Fathullah tumbuh menjadi sosok muda Muhammadiyah yang konsisten mengabdi. Sapaan akrabnya, Abang Ahmad, mencerminkan kedekatan dengan masyarakat dan anak-anak asuh yang ia dampingi. Kini ia dikenal sebagai seorang guru, pendamping anak-anak, sekaligus bagian dari generasi penerus yang berusaha menebar cahaya kebaikan melalui pendidikan, dakwah, dan kepedulian sosial.
Subscribe to:
Posts (Atom)
About
Ahmad Fathullah, M.Pd
No.Hp : wa.me/6282143358433 (SMS/WA)
Alamat : Jl. Bulak Sari 1/59 Surabaya
Email : ad.fathullah@gmail.comFb : ahmad.fathullah.10
IG : a.fathullah94