A. Pendahuluan
Muhammadiyah lahir pada 1912 sebagai gerakan Islam yang berusaha menghadirkan pemurnian akidah dan pembaruan sosial. Seiring perjalanannya, Muhammadiyah tumbuh menjadi organisasi besar dengan jutaan anggota, ribuan amal usaha, dan pengaruh luas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Agar arah gerakan tetap konsisten, pada Muktamar ke-37 di Yogyakarta tahun 1968, Muhammadiyah menetapkan dokumen ideologis yang dikenal dengan Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCH).
MKCH bukan sekadar pernyataan ideologi, tetapi juga menjadi pedoman moral dan spiritual yang mengikat seluruh warga Muhammadiyah. Ia menegaskan apa yang diyakini (keyakinan) dan apa yang dicita-citakan (visi) oleh Muhammadiyah sebagai gerakan Islam.
