1/29/26

KUR DI PERSIMPANGAN PRINSIP DAN REALITAS

Oleh: Ahmad Fathullah, M.Pd

 

Perbincangan tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) selalu berulang di tengah umat. Program ini di satu sisi dipuji sebagai jalan keluar bagi pelaku UMKM, namun di sisi lain memunculkan kegelisahan keagamaan: apakah KUR sejalan dengan prinsip Islam atau justru bagian dari praktik riba yang diharamkan?

Sebagai Muslim, saya tidak bisa memandang persoalan ini semata dari sudut ekonomi. Ia adalah soal iman, etika muamalah, dan keberpihakan Islam pada keadilan. Dalam membaca persoalan ini, saya menemukan dua sudut pandang yang sama-sama saya hormati dan jadikan cermin berpikir: ketegasan prinsip ala PERSIS dan kepekaan sosial ala Muhammadiyah.


Hal pertama yang perlu ditegaskan: riba adalah persoalan serius dalam Islam. Larangannya jelas dan tegas. Bukan hanya karena ada tambahan dalam transaksi, tetapi karena riba menciptakan ketimpangan, menekan yang lemah, dan melanggengkan ketidakadilan.

12/31/25

Cerita 365 hari ini hampir usai

Ahmad Fathullah, M.Pd
Aku menutupnya dengan menunduk bukan karena kalah, tetapi karena belajar berserah.

Setahun terakhir aku menjalani hidup dengan banyak jeda doa. Ada hari-hari ketika aku melangkah dengan yakin, namun lebih sering aku berjalan sambil bertanya: Ya Allah, apakah ini jalan yang Engkau ridai? Tidak semua hari terasa terang. Banyak di antaranya kulalui dengan iman yang naik-turun, hati yang lelah, dan keyakinan yang harus terus kuperbarui.

Aku mendapati diriku diuji bukan hanya pada hal besar, tetapi pada hal-hal kecil yang berulang. Kesabaran yang terkuras, keikhlasan yang dipertanyakan, dan niat yang harus terus diluruskan. Aku belajar bahwa ujian tidak selalu datang sebagai musibah, kadang ia hadir sebagai penundaan, kehilangan arah, atau rasa sepi di tengah keramaian.

12/29/25

Psikologi Kesehatan


A.   
Soal

1.      Negara El Savador  pernah menjadi negara yang kacau balau akibat begitu besar kejahatan yang dilakukan  gangster.  Gejahatan merupakan masalah mental yang komplek. Dalam 3 video yang saya kirim keduanya menggambarkan keberadaan gang tersebut.

Tugas ;

a.       Coba gambarkan karakteristik para  anggota gangster, baik secara fisik, mental maupun sosial.
b.      Bagaimanakah dampak psikologis masyarakat terhadap keberadaan gangster
c.       Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan mereka menjadi gangster.
d.      Bagaimanakah cara menangani gangster tersebut yang dilakukan pemerintah Venezuela.El Savador

 

2.      Salah satu institusi penting dalam pekerjaan sosial adalah keluarga, karena sumber kesejahteraan sosial adalah keluarga.

Tugas:

 Bagi yang sudah berkeluarga; coba ceritakan  secara multi perspektif  (psikologi-sosial, spiritual) bagaimana  menjalankan fungsi keluarga ( 1. sosialisasi,  2. Afeksi, 3.  proteksi)  agar kehidupan mental dan  sosial  anak-anak saudara  bisa tumbuh kembang secara sehat sehingga tidak akan mengalami perilaku menyimpang atau gangguan kejiwaan

Bagi yang  belum berkeluarga; coba ceritakan secara multi perspektif (psikologi-sosial, spiritual)  bagaimana  orang tua saudara  dalam menjalankan fungsi keluarga  (1. . sosialisasi,  2. Afeksi, 3. proteksi)  agar kehidupan mental dan sosial  anak-anak nya   bisa tumbuh kembang secara sehat sehingga tidak akan mengalami perilaku menyimpang atau gangguan kejiwaan

12/20/25

Menolong Tanpa Sekat, Berdakwah Tanpa Batas



Gerakan kemanusiaan Muhammadiyah tidak lahir dari ruang hampa. Ia bertumbuh dari kesadaran teologis yang mendalam, pengalaman historis panjang, serta respons nyata terhadap tantangan kemanusiaan yang terus berubah. Dalam konteks inilah, Muhammadiyah memosisikan kerja-kerja kemanusiaan bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan sebagai manifestasi keimanan dan wujud praksis Islam yang mencerahkan.

Landasan utama gerakan kemanusiaan Muhammadiyah berakar kuat pada spirit teologis-ideologis Islam berkemajuan. Prinsip tajdid (pembaruan) dan doktrin amar ma’ruf nahi munkar menjadi fondasi utama yang menuntun arah gerak persyarikatan. Bagi Muhammadiyah, membantu sesama bukan hanya soal empati sosial, tetapi bagian integral dari ibadah dan ekspresi nyata keislaman yang berorientasi pada rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). Dengan cara pandang ini, setiap aksi kemanusiaan dipahami sebagai ibadah sosial yang bernilai spiritual sekaligus berdampak struktural.

About

Ahmad Fathullah, M.Pd
No.Hp : wa.me/6282143358433 (SMS/WA)
Alamat : Jl. Bulak Sari 1/59 Surabaya
Email : ad.fathullah@gmail.com
Fb : ahmad.fathullah.10
IG : a.fathullah94