6/2/26

Air Bersih di LKSA Surabaya dan Malang Dari Sumber Air Hingga Kebutuhan Anak Asuh

Air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Mulai dari minum, memasak, mandi, mencuci, beribadah, hingga menjaga kebersihan lingkungan, seluruh aktivitas anak asuh dan pengasuh bergantung pada ketersediaan air yang aman dan berkualitas.

Namun, tahukah kita bahwa air yang digunakan di LKSA Surabaya dan Malang memiliki perjalanan yang berbeda sebelum sampai ke keran?

Dari Mana Air Berasal?

Surabaya: Mengolah Air Sungai Menjadi Air Bersih

Sebagian besar air yang digunakan masyarakat Surabaya berasal dari Kali Surabaya. Karena kualitas air sungai dipengaruhi aktivitas perkotaan, industri, dan limbah domestik, air tersebut harus melalui proses pengolahan yang panjang sebelum dapat digunakan.

Tahapan pengolahan meliputi:

  • Pengambilan air baku

  • Aerasi

  • Koagulasi dan flokulasi

  • Sedimentasi

  • Filtrasi

  • Disinfeksi (klorinasi)

  • Pengujian laboratorium

Setelah memenuhi standar kualitas, air kemudian didistribusikan ke rumah-rumah pelanggan, termasuk panti asuhan dan LKSA di Surabaya.


Malang: Memanfaatkan Mata Air Pegunungan


Berbeda dengan Surabaya, sebagian besar air di Malang berasal dari mata air pegunungan dan sumur dalam yang kualitasnya sudah baik sejak dari sumbernya.

Karena kualitas air bakunya relatif tinggi, proses pengolahannya lebih sederhana, yaitu:

  • Penangkapan mata air

  • Klorinasi (desinfeksi)

  • Penyimpanan di reservoir

  • Distribusi ke pelanggan

Inilah alasan mengapa air di Malang sering dikenal lebih jernih dan segar.



Penggunaan Air di Lingkungan LKSA

Baik di Surabaya maupun Malang, kebutuhan air di LKSA pada dasarnya sama.

Air digunakan setiap hari untuk:

๐Ÿ’ง Minum

๐Ÿฒ Memasak

๐Ÿšฟ Mandi

๐Ÿ‘• Mencuci pakaian dan perlengkapan

๐Ÿงน Membersihkan lingkungan

๐Ÿ•Œ Berwudhu dan kebutuhan ibadah

Dengan jumlah penghuni yang cukup banyak, penggunaan air di LKSA dapat mencapai ratusan hingga ribuan liter setiap hari.

Sebagai ilustrasi, LKSA dengan sekitar 30 anak asuh dan 6 pengasuh membutuhkan sekitar:

KegiatanKebutuhan Air
Minum60–90 liter
Memasak100–150 liter
Mandi300–450 liter
Mencuci180–250 liter
Kebersihan lingkungan120–200 liter

Total kebutuhan harian berkisar antara 800–1.100 liter per hari.


Kondisi di Lapangan: Tantangan yang Dihadapi

Meskipun air telah diolah dan didistribusikan, terdapat beberapa tantangan yang sering dijumpai.

Di Surabaya

Karena sumber air berasal dari sungai, tantangan terbesar adalah menjaga kualitas air baku agar tetap memenuhi standar.

Selain itu, terdapat tantangan lain seperti:

  • Kebocoran pipa distribusi

  • Tekanan air yang tidak merata

  • Gangguan suplai saat perbaikan jaringan

  • Kondisi tandon dan instalasi internal yang memengaruhi kualitas air di titik penggunaan

Di Malang

Tantangan utama bukan pada pengolahan air, melainkan menjaga distribusi dan kelestarian sumber air.

Beberapa tantangan yang sering ditemui meliputi:

  • Kebocoran jaringan distribusi

  • Perlindungan mata air dari pencemaran

  • Lonjakan penggunaan saat musim tertentu

  • Pemeliharaan reservoir dan tandon


Mengapa Pengelolaan Air di LKSA Sangat Penting?

Ketersediaan air yang cukup akan berdampak langsung terhadap:

✅ Kesehatan anak asuh

✅ Kebersihan lingkungan panti

✅ Kelancaran aktivitas belajar dan ibadah

✅ Efisiensi biaya operasional

✅ Kenyamanan seluruh penghuni LKSA

Karena itu, pengelolaan air bukan hanya urusan teknis, tetapi juga bagian dari pelayanan terbaik kepada anak-anak yang diasuh.

Membangun Budaya Hemat Air Sejak Dini

Selain memastikan pasokan air tersedia, LKSA juga memiliki peran penting dalam menanamkan budaya hemat air kepada anak-anak.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan antara lain:

  • Menutup keran setelah digunakan

  • Menggunakan air secukupnya saat mandi

  • Menghindari pemborosan saat mencuci

  • Memeriksa kebocoran secara berkala

  • Membersihkan tandon dan instalasi air secara rutin

  • Menggunakan air secara bertanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari

Kebiasaan kecil tersebut akan membentuk karakter disiplin, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab pada generasi mendatang.

Air Bersih untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Baik berasal dari Kali Surabaya maupun mata air pegunungan Malang, setiap tetes air yang sampai ke LKSA telah melalui proses panjang agar dapat digunakan dengan aman.

Oleh karena itu, menjaga kualitas, ketersediaan, dan penggunaan air secara bijak merupakan tanggung jawab bersama.

Air bukan hanya kebutuhan hidup, tetapi juga amanah yang harus dijaga demi kesehatan, kenyamanan, dan masa depan anak-anak Indonesia.

"Membangun Generasi Berkemajuan dengan Lingkungan yang Sehat, Bersih, dan Berkelanjutan."

No comments:

About

Ahmad Fathullah, M.Pd
No.Hp : wa.me/6282143358433 (SMS/WA)
Alamat : Jl. Bulak Sari 1/59 Surabaya
Email : ad.fathullah@gmail.com
Fb : ahmad.fathullah.10
IG : a.fathullah94