MUDZAKKAR (Laki-laki) - MUANNATS (Perempuan)
Dari segi bentuknya, Isim Muannats
biasanya ditandai dengan adanya tiga jenis huruf di belakangnya
yaitu:
a) Ta Marbuthah ( ة ). Misalnya: فَاطِمَة (=Fathimah), مَدْرَسَة (=sekolah) b) Alif Maqshurah ( ى ). Misalnya: سَلْمَى (=Salma), حَلْوَى (=manisan) c) Alif Mamdudah ( اء ). Misalnya: أَسْمَاء (=Asma'), سَمْرَاء (=pirang)
Namun adapula Isim
Muannats yang tidak menggunakan tanda-tanda di atas.
Misalnya: رِيْحٌ (= angin), نَفْسٌ (= jiwa, diri), شَمْسٌ (= matahari)
Bahkan ada pula
beberapa Isim Mudzakkar yang menggunakan Ta Marbuthah.
Contoh: حَمْزَة (= Hamzah), طَلْحَة (= Thalhah), مُعَاوِيَة (= Muawiyah) | ||||||||||||||||||||
8/23/15
مُذَكَّر - مُؤَنَّث
8/21/15
مُفْرَد - مُثَنَّى - جَمْع
|
MUFRAD (Tunggal) - MUTSANNA (Dual) - JAMAK 1) ISIM MUFRAD (tunggal) kata benda yang hanya satu atau sendiri. 2) ISIM MUTSANNA (dual) kata benda yang jumlahnya dua. 3) ISIM JAMAK (plural) atau kata benda yang jumlahnya lebih dari dua.
Isim Mutsanna (Dual) bentuknya selalu beraturan yakni diakhiri dengan huruf
Nun Kasrah ( نِ ), baik
untuk Isim Mudzakkar maupun Isim Muannats. Contoh:
Adapun Isim Jamak, dari
segi bentuknya terbagi dua macam:
1. JAMAK SALIM (
جمْع سَالِم ) yang bentuknya beraturan:
2. JAMAK TAKSIR
(جَمْع
تَكْسِيْر
) yang bentuknya tidak beraturan:
|
8/14/15
اِسْم عَلَمُ
|
ISIM 'ALAM (Kata Benda Nama)
Dalam golongan Isim,
ada yang disebut dengan Isim 'Alam yaitu Isim yang merupakan nama dari seseorang
atau sesuatu. Di
bawah ini beberapa
contoh Isim 'Alam (nama), bacalah dengan suara nyaring dan jelas satu
persatu:
مُحَمَّد - آدَم - إِدْرِيْس
- نُوْح - إِبْرَاهِيْم - إِسْمَاعِيْل - إِسْحَاق - يَعْقُوْب - يُوْسُف - مُوْسَى
- سُلَيْمَان - يُوْنُس - عِيْسَى - مَرْيَم - خَدِيْجَة - عَائِشَة - فَاطِمَة -
عُمَر - عُثْمَان - جِبْرِيْل - مِيْكَال - لُقْمَان - زَيْد - فِرْعَوْن -
قَارُوْن - إِبْلِيْس - عِفْرِيْت - مَكَّة - مَدِيْنَة
|
8/7/15
أَقْسَامُ الْكَلِمَةُ
|
PEMBAGIAN KATA
Semua bahasa manusia
tersusun dari tiga komponen dasar yaitu:
1. Satuan bunyi yang disebut "huruf" atau "abjad".
Contoh:
م - س - ج - د
2. Susunan huruf yang memiliki arti
tertentu yang disebut "kata".
Contoh:
مَسْجِدٌ (= masjid)
3. Rangkaian kata yang mengandung
pikiran yang lengkap yang disebut "kalimat".
Contoh: أُصَلِّيْ فِي
الْمَسْجِدِ (= saya shalat di masjid)
Dalam tata bahasa Arab, "kata" dibagi ke dalam tiga golongan besar: 1. ISIM ( اِسْم ) atau "kata benda". Contoh: مَسْجِد (= masjid) 2. FI'IL ( فِعْل ) atau "kata kerja". Contoh: أُصَلِّيْ (= saya shalat) 3. HARF ( حَرْف ) atau "kata tugas". Contoh: فِيْ (= di, dalam) Penggunaan istilah Kata Benda, Kata Kerja dan Kata Tugas dalam tata bahasa Indonesia, tidak sama persis dengan Isim, Fi'il dan Harf dalam tata bahasa Arab. Namun bisalah dipakai untuk sekadar mendekatkan pengertian. |
Subscribe to:
Posts (Atom)