BAB I – HIJRAH RASULULLAH SAW. KE MADINAH
A. Pengertian Hijrah
Hijrah berarti berpindah dari suatu tempat ke tempat lain.
Hijrah Rasulullah saw. adalah perpindahan Rasulullah saw. bersama kaum muslimin dari Makkah menuju Madinah untuk menyelamatkan umat Islam dari tekanan kaum kafir Quraisy dan melanjutkan dakwah Islam.
Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi merupakan langkah strategis untuk mengembangkan dakwah Islam.
B. Mengapa Rasulullah saw. Hijrah ke Madinah?
Beberapa alasan Rasulullah saw. memerintahkan kaum muslimin berhijrah ke Madinah adalah:
1. Madinah mendukung dakwah Rasulullah saw.
2. Penduduk Madinah memiliki hubungan yang baik dengan Rasulullah saw.
3. Penduduk Madinah telah menerima dan meyakini ajaran Islam.
4. Rasulullah saw. memiliki kerabat dari Bani Najjar di Madinah.
5. Hijrah merupakan perintah Allah Swt.
6. Kaum muslimin di Makkah mendapatkan tekanan dan penganiayaan dari kaum kafir Quraisy.
C. Dakwah Penduduk Madinah
Sebelum Rasulullah saw. hijrah, dakwah Islam telah sampai ke Madinah.
Rasulullah saw. mengutus Mush'ab bin Umair ke Yatsrib/Madinah untuk mengajarkan Islam kepada penduduk di sana.
Dakwah tersebut mendapat sambutan yang baik. Banyak penduduk Madinah kemudian memeluk Islam.
Penduduk Madinah yang masuk Islam berasal dari dua kabilah besar, yaitu:
Aus
Khazraj
Mereka kemudian menjadi kaum Anshar, yaitu orang-orang yang menolong kaum Muhajirin.
Sedangkan kaum muslimin yang berasal dari Makkah dan melakukan hijrah disebut kaum Muhajirin.
D. Bai'at Aqabah
Penduduk Madinah melakukan perjanjian dengan Rasulullah saw. yang dikenal dengan Bai'at Aqabah.
Bai'at tersebut menjadi salah satu dasar penting bagi hijrah Rasulullah saw. ke Madinah.
Dalam Bai'at Aqabah, penduduk Madinah menyatakan keimanan kepada Rasulullah saw. dan kesediaan untuk membantu serta melindungi Rasulullah saw. dan kaum muslimin.
E. Persiapan Hijrah Rasulullah saw.
Setelah Allah Swt. memberikan izin untuk berhijrah, Rasulullah saw. mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Rasulullah saw. kemudian berhijrah bersama Abu Bakar ash-Shiddiq r.a.
Beberapa sahabat yang membantu proses hijrah antara lain:
1. Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. – menemani Rasulullah saw.
2. Ali bin Abi Thalib r.a. – tidur di tempat Rasulullah saw. sebelum beliau berangkat.
3. Abdullah bin Uraiqit – menjadi penunjuk jalan.
4. Abdullah bin Abu Bakar r.a. – menyampaikan informasi.
5. Amir bin Fuhairah – membantu menghapus jejak perjalanan.
6. Asma' binti Abu Bakar r.a. – mengirimkan makanan.
F. Bersembunyi di Gua Tsur
Dalam perjalanan hijrah, Rasulullah saw. dan Abu Bakar r.a. bersembunyi di Gua Tsur selama tiga hari untuk menghindari pengejaran kaum Quraisy.
Kaum Quraisy bahkan memberikan hadiah bagi siapa saja yang berhasil menemukan Rasulullah saw.
Salah seorang yang mengejar Rasulullah saw. adalah Suraqah bin Malik.
Namun, Allah Swt. melindungi Rasulullah saw. dan akhirnya Suraqah tidak berhasil menangkap beliau.
G. Tiba di Quba
Setelah perjalanan panjang, Rasulullah saw. sampai di Quba.
Di Quba, Rasulullah saw. tinggal selama beberapa hari dan mendirikan Masjid Quba.
Masjid Quba dikenal sebagai masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw.
Setelah itu, Rasulullah saw. melanjutkan perjalanan menuju Madinah.
H. Tiba di Madinah
Pada 12 Rabiul Awal tahun 1 Hijriah, Rasulullah saw. tiba di Madinah.
Kedatangan Rasulullah saw. disambut dengan penuh kegembiraan oleh kaum muslimin Madinah.
Kaum Muhajirin dan Anshar kemudian hidup bersama dalam persaudaraan.
Masyarakat Madinah menyambut Rasulullah saw. dengan penuh cinta dan penghormatan.
I. Shalawat Badar
Saat menyambut kedatangan Rasulullah saw., masyarakat Madinah melantunkan syair yang kemudian dikenal sebagai Shalawat Badar.
Syair tersebut mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraan atas kedatangan Rasulullah saw. ke Madinah.
J. Hikmah Peristiwa Hijrah
Peristiwa hijrah Rasulullah saw. memberikan banyak pelajaran bagi kita, di antaranya:
1. Kita harus taat kepada Allah Swt.
2. Dalam menghadapi masalah, kita harus berusaha dan bertawakal kepada Allah Swt.
3. Kita harus memiliki keberanian dalam membela kebenaran.
4. Pentingnya persahabatan dan kerja sama.
5. Kita harus saling menolong, seperti kaum Anshar menolong kaum Muhajirin.
6. Dalam mencapai tujuan, diperlukan perencanaan yang matang.
7. Kita harus memiliki kesabaran ketika menghadapi kesulitan.
8. Kita harus yakin bahwa pertolongan Allah Swt. selalu ada bagi orang yang beriman dan berusaha.
Inti Yang Harus Diingat
Makkah → tekanan kaum Quraisy → Bai'at Aqabah → izin Allah untuk hijrah → Rasulullah saw. bersama Abu Bakar → Gua Tsur → Quba → Masjid Quba → Madinah → disambut kaum Anshar.
Istilah Arti
Hijrah Perpindahan dari Makkah ke Madinah
Yatsrib Nama Madinah sebelum Islam berkembang
Muhajirin Kaum muslimin yang berhijrah dari Makkah
Anshar Penduduk Madinah yang menolong Muhajirin
Bai'at Aqabah Perjanjian penduduk Madinah dengan Rasulullah saw.
Gua Tsur Tempat Rasulullah saw. dan Abu Bakar bersembunyi
Quba Tempat Rasulullah saw. singgah sebelum Madinah
Masjid Quba Masjid yang dibangun Rasulullah saw. di Quba
No comments:
Post a Comment